Manusia adalah makhluk yang unik dan menyimpan kemampuan luar biasa di balik raganya yang terlihat lemah. Dengan kecerdasannya, manusia bisa menjadi pemimpin di bumi, bulan yang jaraknya sangat jauh pun bisa didatangi berkat teknologi luar angkasa yang maju.

Dalam realitanya, sifat manusia itu uniknya beraneka ragam, ada orang yang pendiam, ada yang cerewet, ada yang easy-going, ada yang pemalu, ada yang wishy-washy, ada yang cuek, dan sebagainya. Lalu apa itu Introvert dan Ekstrovert ?


  • IINTROVERT
Kepribadian Introvert merupakan kepribadian manusia yang tertutup, sehingga mereka cenderung memilih untuk sendirian atau bertemu dengan sedikit orang. Orang dengan tipologi kepribadian introvert adalah orang yang mengarahkan orang ke dunia dalam. Orang Introvert lebih berpikir ke arah subjektif atau dirinya sendiri.

Oleh karena itu rata-rata orang yang berkepribadian introvert kurang menikmati keramaian. Wajar jika orang yang interovert biasanya memilih berkarir dalam bidang yang tidak banyak bertemu dengan banyak orang seperti sekretaris, peneliti, akuntan.

Biasanya para introvert hanya berbicara seperlunya, kalau memang ada informasi yang ingin dia sampaikan. Dan mereka hanya berbicara mengenai apa yang memang ingin mereka bicarakan. Pada kadar yang tinggi orang introvert jika ditanya akan diam terlebih dahulu memikirkan apa yang akan mereka ucapkan, setelah itu baru mereka berbicara.

Bahasa, bagi mereka adalah alat untuk menyampaikan informasi. introvert terkesan lebih menutup diri. Bagi seorang introvert, apa “untungnya” ngobrol, basa-basi, kalau tidak ada yang ingin disampaikan? Sehingga, kalau memang tidak ada informasi, maka diam tidak apa-apa. Dua orang di satu tempat berdekatan, tanpa bicara satu sama lain, bagi mereka, itu oke-oke aja.

Orang yang naturally introvert : sumber semangatnya/energinya berasal dari dalam diri sendiri.  Orang introvert, tidak selalu orang yang pasif, pemurung, atau tidak bisa bergaul. Orang yang introvert bisa saja orang yang aktif, periang dan suka bersosialisasi, namun biasanya setelah sekian waktu bersosialisasi, orang introvert perlu privacy, butuh ketenangan, Bagi seorang Introvert keramaian membuat tenaga mereka cepat terkuras. Oleh karena itu biasanya mereka hanya sekali-kali berinteraksi, kemudian diam.

Ketika sedang stress, introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua orang yang mereka percaya. Bagi introvert suasana sepi adalah suasana yang nyaman.

Menurut Carl Gustav Jung, orang-orang introvert adalah mereka yang terampil dalam melakukan perjalanan ke “dunia dalam”, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya, mereka menjadi orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, dan mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.

Dalam hal hubungan pria dan wanita, orang Introvert cenderung lebih sulit melakukan approach, tetapi dalam hal dating mereka lebih unggul karena mereka biasanya bisa membuat suatu hubungan personal yang lebih dalam. Di sinilah keunggulan seorang introvert. Ketika berinteraksi dengan seorang introvert arah pembicaraan akan lebih dalam, berbeda dengan ekstrovert yang lebih general.

Mengapa demikian ?

Seorang introvert seringkali disibukkan dengan dirinya sendiri dan kurang peka terhadap lingkungannya. Pada akhirnya lingkungannya juga tidak dapat menerima seorang introvert dengan baik. Mereka tahu apa yang mereka mau, namun sulit untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain. Hal ini membuat orang introvert seringkali dicap sebagai orang aneh. Untuk mengerti pemikiran seorang introvert, maka anda harus meluangkan waktu lebih banyak untuk berkomunikasi dengannya. Inilah mengapa ketika kita berbicara dengan seorang introvert, maka kita akan diajak menuju pembicaraan yang lebih dalam.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan beberapa ciri kepribadian Introvert sebagai berikut :

  • Tertarik dengan pikiran dan perasaannya sendiri
  • Memerlukan teritori atau dunia mereka sendiri
  • Perfeksionis
  • Tampil dengan muka pendiam dan tampak penuh pemikiran
  • Biasanya tidak mempunyai banyak teman
  • Sulit membuat hubungan baru
  • Menyukai konsentrasi dan kesunyian
  • Tidak suka denga kunjungan yang tidak diharapkan dan tidak suka mengunjungi orang lain
  • Bekerja dengan baik sendirian
  • Biasanya pemalu
  • Tidak suka atau tidak berani tampil di depan umum
Faktor Pembentuk Kepribadian

Kepribadian, dalam beberapa hal memang dibentuk oleh lingkungan, terutama oleh pola asuh. Anak yang diasuh oleh orangtua yang pendiam, cenderung berkepribadian introvert bila dibandingkan dengan anak yang diasuh oleh orangtua yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, yang nantinya akan cenderung menjadi anak ekstovert.

Kelebihan dan Kekurangan

Setiap kepribadian memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Orang yang berkepribadian introvert, tidak jarang disisihkan teman-temannya. Namun di sisi lain orang yang jenius biasanya berasal dari manusia yang berkepribadian introvert, selain itu mereka biasanya sensitif serta detail dalam berpikir.

Karena cara berfikirnya yang mendalam, maka seringkali orang menganggap, orang yang introvert adalah orang yang tidak menarik. Tentu yang terbaik adalah meninjau kepribadian sendiri-sendiri dan melihat kelemahannya masing-masing dan kemudian membuat langkah yang sistematik untuk melakukan perbaikan.

Introvert lebih mengacu kepada orang yang sibuk dengan apa yang ada di pikirannya dibandingkan dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. Orang yang introvert juga akan memilih untuk menyendiri jika ingin menyegarkan hati dan pikirannya.

Jika setelah seharian mereka lelah bekerja dan menghabiskan waktu dengan banyak orang, orang yang introvert lebih suka menghabiskan sisa harinya dengan menyendiri. Orang yang introvert tidak terlalu suka berkumpul dan menceritakan pengalamannya, maka orang-orang mengatakan orang introvert adalah para penyendiri, sendirian, Orang introvert lebih suka berpikir sebelum berbicara.

Orang introvert memang harus mebutuhkan waktu lebih banyak, untuk bisa nyaman dengan orang asing. Ini bukan berarti ia harus menghabiskan waktu dengan berlatih bergaul. Lebih baik cobalah selektif dalam memilih pertemuan tertentu yang mungkin bisa bermanfaat untuk karier dan hidup.

Jika ingin membangun jaringan professional atau jaringan pertemanan sosial,  media internet, mungkin merupakan sarana yang sangat baik, bagi mereka. Wadah ini membuat orang introver bisa berpikir sejenak sebelum berbicara'. Internet adalah kekuatan, bagi orang introvert. Karena itulah, Internet, menjadi media yang populer bagi para introvert. Karena di Internet sebagian besar komunikasi dilakukan untuk menyampaikan informasi.


  • EKSTROVERT
Kepribadian Ekstrovert biasanya diasosiasikan dengan kepribadian yang terbuka serta cenderung menikmati kegiatan di tengah manusia. Oleh karena itu, manusia dengan kepribadian ekstrovert, cenderung kurang menikmati aktivitas yang dilakukan sendirian.Orang dengan Kepribadian Ekstrovert adalah orang yang berpikir mengenai hal-hal secara objektif dan luas.

Seorang ekstrovert akan senang berkomunikasi, ngobrol, berbasa-basi dengan orang banyak, meski tanpa ada informasi yang memang perlu untuk dikomunikasian. Bagi seorang ekstrovert, bahasa adalah alat untuk bersosialisasi. ekstrovert terkesan lebih supel.

Orang yang naturally ekstrovert : mendapatkan energinya dari interaksi sosial, dari sumber eksternal. Orang ekstrovert bisa saja menjadi orang yang pendiam kalau dia tidak mendapatkan lingkungan yang mendukungnya dan memberikan apa yang dia butuhkan. Tapi secara umum, orang ekstovert memang akan lebih aktif, sebab mereka membutuhkan dan meknikmatinya. Semakin baik dan semakin banyak interaksi sosial yang dilakukannya, energinya juga semakin bertambah, orang ekstrovert, tidak dapat hidup sendiri, mereka selalu membutuhkan orang lain.

Pribadi ekstrovert senang berada di tengah keramaian. Energinya terkumpul ketika berbicara dan berinteraksi dengan banyak orang. Ketika sedang berada di keramaian seorang ekstrovert seolah-olah juga sedang mengisi tenaganya (charging). Oleh karena itu jika seorang ekstrovert sedang stress, maka dia akan cenderung memilih untuk berinteraksi dengan teman-temannya, entah itu pergi ke mall, nonton, atau sekedar jalan-jalan. Seorang ekstrovert tidak akan merasa nyaman dengan suasana yang sepi. Suasana sepi bagi seorang ekstrovert malah akan membuatnya makin tertekan.

Dalam hal hubungan pria dan wanita, seorang ekstrovert memiliki keuntungan tersendiri. Berkenalan dengan lawan jenis (approach) atau meminta no HP, bukan perkara yang sulit bagi mereka. Namun dalam hal dating biasanya mereka memiliki kesulitan. Tipe ekstrovert, biasanya lebih sulit untuk membina suatu hubungan personal yang lebih dalam dengan seseorang.

Di lain pihak mereka yang ekstrovert, terampil dalam melakukan perjalanan ke dunia luar. Mereka dengan leluasa dapat berinteraksi dengan banyak orang. Membuat orang lain terkagum-kagum dan menyukainya. Namun semua itu dilakukan dengan mengorbankan dirinya sendiri. Mereka sering terpaksa mengorbankan kepribadiannya sendiri, agar dapat diterima oleh orang banyak. Pembicaraan seorang ekstovert biasanya bersifat general, artinya bersifat umum.

Beberapa ciri keprbadian Ekstrovert :

  • Tertarik dengan apa yang terjadi di sekitar mereka
  • Terbuka dan seringkali banyak bicara
  • Membandingkan pendapat mereka dengan pendapat orang lain
  • Seperti aksi dan inisiatif
  • Mudah mendapat teman atau beradaptasi dalam grup baru
  • Mengatakan apa yang mereka pikirkan
  • Tertarik dengan orang-orang baru
  • Mudah menolak bersahabat dengan orang-orang yang tidak diinginkannya
Orang yang berkepribadian ekstrovert cocok untuk bekerja dalam tim yang harus bertemu dengan banyak orang seperti marketing, sales, customer service, pengajar, artis.

Orang yang berkepribadian ekstrovert, biasanya diasosiasikan sebagai orang yang cenderung pelupa, kurang beres dalam urusan pribadi, jarang menjadi orang yang genius, kurang serius serta overconfident, namun kelebihannya, orang yang ekstrovert bisa bersosialisasi dengan baik antar sesama, dan tidak jarang menjadi bintang pergaulan.  

Orang dengan kepribadian ekstrovert, jika seharian telah lelah bekerja dan menghabiskan waktu dengan banyak orang, mereka lebih memilih untuk menghabiskan waktu istirahatnya untuk berkumpul bersama teman-teman atau berpesta. Orang ekstrovert, sering kali berpikir saat mereka sedang berbicara.

Orang dengan kepribadian ekstrovert sangat bersemangat dalam segala hal yang hiruk-pikuk. Sebaliknya introvert cenderung lebih suka menikmati secangkir teh di rumah. Itu mungkin ciri termudah membedakan kepribadian terbuka dan tertutup.
Meskipun banyak orang akan menunjukkan sifat yang menjurus kepada salah satu dari dua tipe ini yaitu; introvert dan ekstrovert. Namun banyak juga orang yang berpikir dirinya merupakan campuran antara tipe introvert dan ekstrovert. Tipe ini dikenal dengan Ambivert.
Orang orang dengan tipe ini kadang menunjukkan ciri-ciri introvert di beberapa kesempatan, tetapi juga menunjukkan ciri ekstrovert pada kesempatan lainnya. Sifat orang yang bertipe ambivert lebih sulit di tebak karena bisa berubah-ubah.
Jadi yang manakah tipe anda ?

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca informasi : Introvert, Ekstrovert atau Ambivert ???

Ricky-Site

Reaksi:
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang Baik dan Bijaksana

Facebook Follow me on Twitter! Follow me on Google+! Subscribe on Youtube! Subscribe to RSS Feed