Peranan Komponen Biotik dalam Kehidupan

Komponen biotik merupakan komponen hidup. Sehingga memiliki banyak peranan dalam kehidupan. Komponen biotik terdiri dari berbagai tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Berdasarkan hal ini kita dapat menguraikan beberapa peranan komponen biotik dalam kehidupan seperti berikut.

1. Peranan Tumbuhan dalam Kehidupan

Tumbuhan memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan kehidupan. Seperti yang telah kita ketahui, tumbuhan adalah sumber energi bagi organisme lainnya. Dalam hal ini adalah tumbuhan-tumbuhan yang mengandung klorofil, atau biasa disebut tumbuhan hijau. Peranan tumbuhan hijau yaitu sebagai produsen karena bersifat autotrof. Organisme autotrof sanggup menyintesis makanannya sendiri melalui mekanisme fotosintesis. Dengan bantuan energi yang diperoleh dari cahaya, terutama cahaya matahari, tumbuhan hijau mampu mengubah zat-zat anorganik, yakni karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) menjadi zat organik, seperti karbohidrat (C6H12O6). Karbohidrat inilah yang merupakan sumber energi yang digunakan oleh setiap organisme untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

Reaksi kimia dalam fotosintesis :
6CO2 + 6H2O       > C6H12O6 + 6O2

Organisme-organisme yang bersifat heterotrof, seperti hewan dan manusia tidak mampu menyintesis makanannya sendiri. Oleh karena itu, organisme tersebut membutuhkan energi dari tumbuhan hijau. Pemenuhan energi ini dilakukan melalui mekanisme rantai makanan.

Selain pemenuhan kebutuhan akan energi, tumbuhan hijau juga memiliki peranan sebagai penyuplai oksigen bagi kehidupan. Seperti terlihat pada reaksi fotosintesis tersebut, proses ini menghasilkan oksigen yang mutlak dibutuhkan oleh setiap organisme, yakni untuk bernapas. Tanpa oksigen organisme tidak dapat hidup.

Demikianlah peranan tumbuhan bagi kehidupan. Tanpa tumbuhan, kehidupan ini pastinya akan hancur karena tidak ada organisme yang sanggup bertahan hidup tanpa suplai makanan dan oksigen.

2. Peranan Hewan dalam Kehidupan

Hewan merupakan organisme heterotrof yang menggantungkan hidupnya pada produsen. Meskipun begitu, organisme ini juga memegang peranan penting dalam kehidupan. Beberapa peranan penting hewan dalam kehidupan adalah sebagai berikut.

a. Berperan dalam proses polinasi (penyerbukan)

Beberapa hewan memiliki peranan penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan, yaitu membantu penyerbukan. Hewan tersebut adalah jenis serangga. Beberapa diantaranya adalah kupu-kupu, kumbang, dan lebah. Tanpa polinasi, tumbuhan tidak dapat menghasilkan buah dan biji sehingga tidak akan dapat membentuk keturunan baru.

Kupu-kupu berperan dalam polinasi bunga
b. Berperan dalam proses pemencaran (penyebaran) biji

Selain berperan dalam polinasi, ada hewan yang turut andil dalam memencarkan biji tumbuhan sehingga mendukung kelangsungan hidupnya. Beberapa hewan yang berperan dalam kegiatan ini adalah kelelawar yang memencarkan biji jambu, luwak yang memencarkan biji kopi, dan berbagai jenis burung pemakan biji yang memencarkan berbagai biji dari tanaman yang menjadi sumber makanannya.

Luwak turut andil dalam memencarkan biji kopi
c. Berperan dalam proses penguraian bahan-bahan organik

Ada beberapa hewan yang memiliki peranan dalam menguraikan bahan-bahan organik. Hewan-hewan ini disebut detritivor. Detritivor membantu menguraikan (memecah) bahan-bahan organik detritus, yakni organisme yang telah mati menjadi partikel-partikel yang lebih kecil. Kegiatan ini tentu saja memudahkan kerja mikroorganisme pengurai (dekomposer). Hewan yang berperan sebagai detritivor diantaranya adalah cacing tanah, rayap, dan kumbang kotoran.

Rayap berperan sebagai detritivor
d. Berperan sebagai sumber makanan (energi) bagi organisme lain

Dalam rantai makanan, hewan atau organisme yang mendapatkan makanannya langsung dari produsen disebut herbivora atau konsumen I. Organisme yang memakan konsumen I disebut konsumen II, begitu seterusnya. Jadi, dalam hal ini, ada organisme (hewan) yang menjadi sumber makanan bagi organisme lain. Sebagai contoh, belalang yang memakan padi menjadi sumber makanan bagi ayam, ayam menjadi sumber makanan bagi musang, musang menjadi sumber makanan bagi ular, adapun ular menjadi sumber makanan bagi burung elang.

Hewan menjadi sumber makanan bagi hewan atau organisme lainnya
3. Peranan Mikroorganisme dalam Kehidupan

Mikroorganisme adalah semua organisme yang berukuran mikroskopis dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Organisme mikroskopis ini terdiri dari jamur dan bakteri. Namun begitu, ada beberapa jenis jamur yang bersifat makroskopis, contohnya jamur kuping dan jamur tiram. Meskipun berukuran sangat kecil, organisme-organisme ini memiliki peranan penting dalam kehidupan. Beberapa peranan mikroorganisme adalah sebagai berikut.

a. Mikroorganisme berperan sebagai produsen

Produsen utama dalam kehidupan ini adalah organisme autotrof. Selain tumbuhan hijau, ada beberapa mikroorganisme yang berperan sebagai produsen. Organisme bersifat kemoautotrof karena menyintesis makanan (bahan organik) dari bahan anorganik dengan bantuan senyawa kimia, bukan cahaya. Beberapa mikroorganisme ini adalah jenis Cyanobacteria (ganggang hijau-biru) dan bakteri.

b. Mikroorganisme berperan penting dalam proses penguraian

Mikroorganisme merupakan organisme yang berperan penting sebagai dekomposer. Organisme ini menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme-organisme yang telah mati. Organisme mati tersebut diuraikan menjadi senyawa-senyawa organik sederhana yang sangat penting artinya bagi tumbuhan. Senyawa organik (zat hara) tersebut penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Selain itu juga dapat menyuburkan tanah sehingga sangat baik untuk ditanami. Dengan adanya mikroorganisme, jumlah sampah organik di alam juga dapat diminimalkan. Namun, karena saat ini laju pembuangan sampah, baik dari rumah tangga maupun industri sangat banyak maka terjadi penumpukan-penumpukan sampah dimana-mana.

Mikroorganisme berperan dalam menguraikan sampah organik
c. Mikroorganisme mengambil peran penting dalam dunia kesehatan

Mikroorganisme memiliki kemampuan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang sangat berkhasiat dalam penyembuhan dan pengobatan suatu penyakit. Banyak antibiotik dan senyawa-senyawa obat yang disintesis dari mikroorganisme. Misalnya adalah antibiotik pinisilin yang disintesis dari jamur Penicillium sp..

Jamur Penicillium sp. menghasilkan antibiotik pinisilin
d. Mikroorganisme mengambil peran penting dalam bidang industri

Mikroorganisme juga memiliki manfaat dalam bidang industri. Banyak mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk proses fermentasi makanan. Antara lain adalah dalam pembuatan kecap, tempe, yoghurt, tapai, bir, oncom, nata de coco, roti, dan brem.

Tempe dibuat dengan memanfaatkan jamur Rhizopus sp.

Peranan Komponen Abiotik dalam Kehidupan

Komponen abiotik merupakan komponen tak hidup. Meskipun demikian, komponen abiotik juga memiliki banyak peranan dalam kehidupan. Komponen abiotik meliputi faktor akuatik, klimatik, dan edafik. Berdasarkan hal ini kita dapat menguraikan beberapa peranan komponen abiotik dalam kehidupan ini. Berikut beberapa diantaranya.

1. Peranan Faktor Akuatik dalam Kehidupan

Faktor akuatik (air) merupakan komponen abiotik yang mutlak dibutuhkan dalam kehidupan. Hal ini karena dalam segala proses kehidupan dibutuhkan air. Berikut adalah beberapa fungsi air dalam kehidupan.

a. Air sebagai penyusun tubuh organisme

Sebanyak 50% tubuh organisme terdiri dari cairan. Dalam tubuh organisme, air berperan sebagai pelarut mineral dan diperlukan dalam proses metabolisme.

b. Air sebagai pelarut mineral tanah

Mineral-mineral dalam tanah larut dalam air. Tanpa air, tumbuhan tidak akan dapat menyerap mineral-mineral yang sangat dibutuhkannya dalam pertumbuhan dan perkembangan.

c. Air berperan dalam perkecambahan biji

Perkecambahan biji merupakan proses awal pertumbuhan tanaman. Proses ini memerlukan air. Tanpa air maka biji tidak akan pecah dan berkecambah sehingga tidak mungkin dihasilkan individu tumbuhan baru.

Perkecambahan biji sangat memerlukan air
d. Air berperan dalam pemencaran biji tumbuhan

Selain dibantu oleh hewan, pemencaran biji tumbuhan juga ada yang dapat berlangsung dengan bantuan air. Beberapa contohnya adalah pemencaran biji kelapa, biji tanaman pacar air, dan biji teratai.

Bunga teratai memerlukan bantuan air untuk memencarkan bijinya
e. Air menjadi kebutuhan vital bagi manusia

Dalam kehidupan, manusia tidak lepas dari air. Setiap aktivitasnya memerlukan air. Misalnya dimanfaatkan untuk minum, kegiatan MCK, pengairan, perikanan, dan kegiatan industri. Tanpa air niscaya kegiatan manusia tidak akan dapat berjalan dengan baik.

Air mutlak dibutuhkan manusia
f. Air berperan penting bagi kehidupan hewan, terutama hewan air

Seperti halnya manusia, hewan juga memerlukan air. Air digunakan untuk minum demi berlangsungnya metabolisme dalam tubuh hewan. Selain itu, hewan air mutlak memerlukan air sebagai habitatnya. Ikan dan hewan air lainnya tidak dapat bertahan hidup di wilayah yang tidak berair.

Hewan air (ikan) mutlak memerlukan air
2. Peranan Faktor Klimatik dalam Kehidupan

Faktor klimatik atau udara juga penting bagi keberlangsungan kehidupan ini. Udara terdiri dari berbagai jenis gas yang sangat penting dalam kehidupan. Udara merupakan komponen utama atmosfer bumi yang berperan sebagai pelindung bumi dari ganasnya sinar matahari. Komponen gas yang paling besar adalah nitrogen sehingga sangat penting untuk pertumbuhan, terutama dalam hal pembentukan protein. Selain nitrogen, ada pula oksigen, karbon dioksida, dan gas-gas lainnya. Oksigen sangat mutlak diperlukan setiap organisme untuk bernapas. Adapun karbon dioksida digunakan oleh tumbuhan berklorofil sebagai bahan untuk menyintesis makanan (fotosintesis).

Kondisi udara juga dipengaruhi oleh cahaya matahari yang merupakan faktor abiotik. Cahaya dimanfaatkan oleh tumbuhan berklorofil dalam proses fotosintesis dan dalam pertumbuhan. Selain itu, cahaya juga berpengaruh terhadap dinamika suhu, kelembapan, dan curah hujan pada suatu wilayah.

3. Peranan Faktor Edafik dalam Kehidupan

Tanah merupakan komponen abiotik yang menjadi bagian penting dalam kehidupan karena menjadi tempat tinggal (habitat) dan tempat melakukan aktivitas setiap organisme. Tanah menjadi media tumbuh dan sebagai sumber nutrisi bagi tumbuhan. Tanah yang memiliki nutrisi baik akan memberikan produktivitas yang tinggi bagi tumbuhan.

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca informasi : Peranan Komponen Biotik dan Abiotik dalam Kehidupan

Ricky-Site

Reaksi:
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang Baik dan Bijaksana

Facebook Follow me on Twitter! Follow me on Google+! Subscribe on Youtube! Subscribe to RSS Feed