Photo by Shutterstock

"Kenapa saya masih sendiri?" Pastinya tak sedikit di antara kita yang sering menanyakan pertanyaan ini pada diri sendiri.

Bukannya kita tak menarik dari segi fisik maupun kepribadian. Kita bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, pria maupun wanita. Orang-orang di sekitar kita pun pada dasarnya menganggap kita menyenangkan.

Tetapi tetap saja, tak ada tambatan hati yang menemani kita melalui hari demi hari. Apa yang salah?

Percaya atau tidak, sedikit-banyak masalahnya memang terletak pada diri kita sendiri. Tanpa disadari, kita memelihara pola pikir negatif yang pada akhirnya membuat kita sulit untuk menemukan kebahagiaan dalam cinta.

Berikut ini sejumlah alasan yang mungkin menjadi penyebab utama kita masih sendiri.

1. Bertahan di zona nyaman

Bukannya kita merasa paling bahagia tanpa pasangan. Kita juga merindukan rasanya jatuh cinta dan dicintai. Tetapi, tanpa disadari kita juga takut memulai hubungan yang baru. Dan hal ini membuat kita mencari-cari alasan untuk tidak 'mencari' cinta.

Kita lebih memilih untuk tetap berada di zona yang sudah kita kuasai luar-dalam: melajang.

2. Mengejar kesempurnaan

Yakin Anda tidak mengejar kesempurnaan dalam mencari cinta? Setiap pria yang kita temui tidak cukup baik untuk menjadi pasangan kita. Situasi dan kondisinya selalu tak tepat. Selalu ada saja yang salah hingga kita mulai bertanya-tanya, kapan kita akan menemukan seseorang yang tepat?

Tentu saja jawabannya 'tak akan pernah.' Kita tak mungkin menemukan seseorang yang benar-benar memenuhi kriteria kita. Setiap orang tak sempurna. Sama seperti kita yang juga tak akan pernah menjadi sosok sempurna untuk siapapun.

Bukannya kita tak boleh memiliki kriteria. Tetapi, tampaknya kita memang harus belajar untuk menerima satu atau dua kekurangan dalam diri orang lain.

3. Menilai diri sendiri terlalu tinggi

Tentu saja kita harus menghargai diri sendiri. Cintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain.

Wajar kalau kita ingin menemukan seseorang yang 'pantas' untuk bersama kita. Tetapi, mari kita pastikan terlebih dahulu kalau kita juga 'pantas' untuk berada di sisi seseorang. Tak ada salahnya kalau kita sering interospeksi agar menjadi seseorang yang lebih baik.

4. Menilai diri sendiri terlalu rendah

Mungkin kita pernah menginginkan seseorang untuk menjadi pasangan kita, namun karena berbeda status sosial, misalkan dia adalah orang kaya, anak pejabat atau mungkin dia seseorang yang rupawan, sedangkan kita hanya seseorang biasa dan menilai bahwa diri kita sendiri kurang rupawan, lantas membuat kita putus asa untuk coba mendekatinya karena takut dia akan menolak kita. Tapi belum tentu, cinta bukan soal materi ataupun fisik semata. Mungkin saja si dia justru tertarik dengan kita, dengan apa yang kita miliki, karena sejatinya cinta itu saling melengkapi.

Cobalah untuk lebih percaya diri, tetap semangat dan lakukan yang terbaik.

5. Terjebak nostalgia

Benar. Tampaknya inilah alasan paling umum kenapa seseorang yang atraktif tetap sendiri. Tanpa sadar kita terjebak dalam masa lalu yang menyakitkan.

Kita mundur dari kemungkinan untuk menjalani hubungan yang baru dengan seseorang yang sebenarnya sesuai untuk kita, karena masih teringat dengan mantan.

6. Takut gagal

Tidak sedikit orang yang takut untuk memulai hubungan atau justru mundur di tengah jalan karena takut gagal. Kita memutuskan untuk tidak mencoba sampai akhir karena takut dengan risiko terburuk yang kemungkinan terjadi.

Padahal segala hal di dunia ini mengandung risiko. Namun di balik risiko melekat pula reward yang sepadan. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkan reward itu adalah dengan mengambil risiko.

Itulah beberapa mindset yang bikin kita jadi jomblo sejati. Dan sudah pasti hanya kita sendiri yang bisa mengakhiri kebiasaan negatif ini.

Sumber : Merdeka

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca informasi : Pola pikir negatif yang membuat seseorang menjadi 'jomblo sejati'

Ricky-Site

Reaksi:
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar

Berikan Komentar yang Baik dan Bijaksana

Facebook Follow me on Twitter! Follow me on Google+! Subscribe on Youtube! Subscribe to RSS Feed